Tampilkan postingan dengan label jogjakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jogjakarta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Juni 2018

BAKPIA WONG JOGJA
(Pusat Oleh-oleh Jogja)
Jln. HOS. Cokroaminoto No 149, Tegalrejo, Kota Yogyakarta 

Sebenarnya bergabung di grup FB Komunitas Blogger Jogja sudah cukup lama, akan tetapi baru sekali ini bisa mengikuti kegiatan yang di selengggarakan oleh KBJ 😁. Tema tentang Food Photography menjadi daya tarik tersendiri untuk turut serta memeriahkan acara tersebut, selain waktu yang longgar untuk dapat hadir pada kegiatan ini.
Teman teman dari blogger Jogja
Tema berkumpul kali ini adalah Workshop Food Photography, Lomba Foto Bakpia Wong Jogja, dan Buka Bersama, dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2018 di Bakpia Wong Jogja, Kegiatan ini merupakan rakaian dari kegiatan yang dilaksanakan oleh BW Food Festival dalam rangka memperkenalkan pusat oleh-oleh yang di miliki oleh artis "Baim Wong" 💓.
BW = Bakpia Wong berlokasi di Jogjakarta sehingga Lebih dikenal dengan Pusat oleh-oleh BakpiaWongJogja. Berbeda dengan bisnis kuliner artis lainnya, artis yang satu ini memilih memadukan beberapa bisnis dalam satu atap, yups bisnis kuliner, bisnis pakaian dan bisnis aksesoris dimana kesemua barang yang di jual merupakan ciri khas oleh-oleh Wong Jogja.
Halaman parkir yang sangat luas mampu menampung beberapa bis, mobil dan motor, selain itu lokasinya yang sangat dekat dengan KM 0 sangat membantu wisatawan untuk berkunjung ke sini.Lokasinyapun 10 Menit dari KM 0 (apabila macet menggunakan mobil). 5 Menit dari KM 0 (apabila tidak macet dan menggunakan motor.
Adapun Harga Bakpia
- Bakpia Premium  harga Rp. 65.000 (isi 15 biji)
1. Rasa Choco Huzelnut
2. Rasa Choco Almond
Yang warna coklat yang premium dan rasa almond
- Bakpia Reguler harga Rp. 45.000 (isi 15 Biji)
1. Rasa Kacang Hijau
2. Rasa Kumbu Hitam
3. Rasa Coklat
4. Rasa Susu
5. Rasa Keju
Reguler rasa coklat
Saat itu saya hanya mencicipi yang Premium Choco Almond dan Premium Coklat, lumer di mulut, ga terlalu manis dan untuk isiannya tidak keras yang bikin kaget adalah almondnya yg ge pelit. *Rekomend Dari saya 

Fasilitas yang tersedia di Pusat oleh-oleh BakpiaWongJogja adalah :
1. Mushola
2. Foodcourt
3. Bakpia Wong
4. Batik Wong
5. Aksesoris
6. Parkir Luar
7. Tempat bermain anak
8. Toilet




 Now kita meringkas hasil belajar Foot Photography

 Belajar Food Photography
Ahmad Harisatu Zakaria
email : Ahmadharisatuzakaria@gmail.com
Ig : @harisatu_zakaria
Pendidikan Formal : Teknik Boga UNY
Copy paste dr ig nya mas haris
Pengalaman karir : 
1. Cook Helper Rich Hotel YK
2. IONs International Education
3. Food Stylist & Photography
4. Luminos Manager
Keahlian :
1. Food Stylist
2. Food Photography
3. Juggling Bartending
4.  Leppanyaki
5. Fruit Carving

Hal yang harus diperhatikan saat akan mendalami Food Photography adalah Food Photography itu adalah pekerjaan TIM, karena apabila melakukan Food Photography dengan komersil besar dan dilakukan hanya satu orang, maka akan bisa dipastikan hasil dan dan tenaga dari 1 (satu) orang akan menyita banyak waktu. Saat melakukan Food Photography pastikan hasil Foto kalian mampu membangkitkan selera makan untuk calon pelanggan.

Agar makanan tersebut menarik dan mampu membangkitkan selera makan dari calon pelanggan ada beberapa sosok yang berjasa di balik Tim dari Food Photography mereka adalah adalah :
1. Food Photographer
2. Food Stylist (seni menghias makanan agar terlihat menggoda)
3. Food ... (ini lupa namanya apa) (tapi dia bekerja menata hiasan diluar piring makan)


Pembahasan pertama adalah tentang Food Photography  
Jenis-jenis Food Photography :
1. Clear Shot Photography biasanya properti tidak begitu banyak dan leboh fokus pada makanannya biasanya ada di buku buku menu.
2. Editorial Food Photography foto yang makanan tersebut bercerita disetiap frame misalnya makanan itu terbuat dari bahan apa, makanan itu enak untuk dimakan di suasana apa (pagi, siang atau sore)
3.  Stok Foto kegiatan selama memasak atau memiliki aktifitas (foto ini lebih bebas)

Alat penunjang yang digunakan untuk Food Photography  :
1. Kamera
2. Tripod
3. Lensa
4. Lighting (bisa menggunakan matahari, Flash, LED)
5. Reflektor (Kondisional)
6. Diffuser (Kondisional)

Pembahasan kedua adalah Tentang Food Styling

- Pelajari Makanan Tersebut
Sebelum melakukan Photo Shoot sebaiknya mempelajari tentang makanan tersebut, seperti
1. Makanan itu jenis makanan apa
2. Makanan berasal dari daerah mana
3. Makanan terbuat dari apa
4. Penyajian makanan tersebut sebaiknya bagaimana
5. Perlengkapan yang akan digunakan seperti apa
6. Cocok dimakan pada saat apa
- Memikirkan Konsep Photo seperti apa
Konsep merupakan elemen terpenting yang mendasari komposisi dari makanan.
- Background
•  Gunakan Alas foto dan backround yang sesuai
•  Jangan memberikan latar belakang terlalu ramai dan mengganggu.
Warna background juga sangat berpengaruh terhadap persepsi dari foto makanan yang dihasilkan.
- Format
Dimensi pengambilan foto horizontal atau vertical.
- Angle
•  Memahami angle terbaik makanan
Menempatkan komposisi sesuai angle kamera
- Pattern/shape
Pahami betuk makanan, piring, dan komponen property lainnya
Penataan yang paling sering digunakan Zigzag/pola S, Triangle, line cut
- Objek Utama/Point Interest
Objek utama yang akan ditonjolkan
Putar‐putar cari sisi terbaik dari makanan.
- Warna
Warna merupakan element terpenting setelah cahaya.
- Leveling
Mengombinasikan tinggi rendah dari penataan.
- Garnish/Penghias
Garnish adalah hiasan yang terdapat dalam makanan yang berguna mempercantik makanan yang ada diplate.
- Condiment
Condiment adalah hiasan berupa makanan/bahan makanan yang terdapat di sekeliling objek utama yang mendukung terciptanya persepsi dari ojek utama tersebut.
- Property
Property adalah hiasan yang bukan berupa makanan yang terdapat disekeliling objek utama yang mendukung terciptanya persepsi dari objek utama tersebut.

Kamis, 08 Desember 2016

Bakmi Bu Asih "Mancasan"

Alamat Wetan Lapangan Mancasan tlpn 081.328.462.052 
(Bisa Pesan) kalau yang rumahnya jauh, biar ga kecelek bisa sms dulu “tanya buka apa tidak”

 

 Berawal dari seorang teman yang hobi “ngontel” ngajak ngebak-mi (dapat rekomendasi dari teman dia yang lainnya), biasanya informasi dari mulut kemulut lebih cepat dan akurat dari segi rekomendasi
    
“udah pernah nge-bakmi mancasan???”
“mancasan??? Mana itu???”
“mancasan, dekat rumahmu, dekat toko baju jolie, belakangnya, disekitar sana ada lapangan naaaah sekitar lapangan lokasinya, terkenal kok, katanya sih enak”
“belum pernah, yuk coba yuk”

Karena termasuk penggila bakmi bihun goreng, akhirnya tanpa basa basi, kami kelokasi. Alhamdullilah ga kecewa dikarenakan tutup (hihihihi)
Aku pesan Bakmie bihun nyemek, pedes, pake kecap, dan jeruk anget
Sedangkan teman satunya pesan Rica-rica entok pake kecap, dan tek poci gula batu


Tapi, yang namanya bakmi jawa yang dimasak pake arang dengan 2 tungku dan sudah terkenal enaknya, pasti antrinya ga kira-kira. Yups saat itu kami kebagian no urut 11, baiklah menunggu 1 jam.

wajan aja ada pasangannya lengkap lagi ... kamu kapan
 Tik tok tik tok ..... 1 jam kemudian .....

“bakmi bihun nyemek pedes pake kecap dan rica-rica entok pake kecap dan minumnya jeruk anget pake teh poci, yah mb”
“iya mb, terimakasih”

Dan apa yang terjadi

Pertama kali nyicip kuah nyemeknya ceeeees meleleh dilidah, langsung dah jatuh cinta pandangan pertama sama “bu Asih” habis itu gangguin kuah rica-ricanya si teman, baaah lumeeeer dimulut saking cocok sama rasanya, kalau muat dua piring pesan saat itu juga.




Semenjak saat itu, tempat nge-bakmi favorit adalah "bahmi bu asih mancasan"

Di warung bakmi bu asih ini, yang jualan hanya bu asih dan anak perempuannya 1 orang, jadi harap maklum kalau lama, tapi sebanding dengan rasanya yang bikin nagih.

Kamis, 20 Agustus 2015

Desert ala Parangtritis yang aduhai

Yeeeehaaaaaaa kali ini kita berada di dubai, dum dum dum dubai cuy dubai ... dubai yang terkenal dengan desertnya, tapi dengan pasir yang khas Indonesia punya, yups pasir hitam (eksotis kayak kulih saya :). Kalau di dubai namanya desert safari, main desertnya juga pake kendaraan (macam di foto ini). Aaah tenang saja ga kalah sensasi tanpa menggunakan mobil, back to naturel kan yak semboyan yang lagi nge-hits akhir-akhir ini.
Ini sih ala dubai nya ... saya comot dari internet http://www.cobone.com/en/deals/activities-dubai/ashok-tours-llc-safari-1-pers/34099
Naaah desert ala indonesia ini namanya "GUMUK PASIR" . Sebelas duabelas kali yah sama yang di dubai, sama-sama dari pasir hanya beda warna dan tempatnya :)
Gumuk pasir terletak di sepanjang muara sungai opak, pantai parangtritis, pantai parangkusumo dan pantai depok. Jadi kalau ada yang kesalah satu pantai tersebut bisa sekalian mampir ke Desert ala Parangtritis :), jadi biar kerasa udah main ke dubai (ahaiii).
Waktu saya ke dubai eeeh maksudnya ke gumuk pasir ini, saya lewat yang jalan paris (jalan parangtritis) menuju pantai parangtritis. Jalannya tinggal lurus-lurus aja, lokasi gumuk pasirnya lumayan jauh sih dari pintu masuk pantai parangtritis, tapi ada papan petunjuknya, jadi aman. 

Sewa alat sandboarding waktu itu 14 Mei 2015 Rp75.000/alat dapat lilin buat ngelicinin papannya. Alatnya dipinjamkan sampe kita puas pakainya, kalau mau sewa alatnya di rumah warga dekat Gumuk Pasirnya, parkirnya juga di rumah warga itu juga.
Gumuk pasir ini juga di gunakan untuk latihan manasih haji, tapi tidak pas di gumuk pasirnya, latihannya di hamparan pasir yang landai, dapat panasnya, dapat pasirnya dan dapat suasananya :)
Gaya saya ala main sandboarding (padahal keberatan lemak ^-^), tidak apa-apa yang penting eksis, tapi sejatinya susah sih menyeimbangkan lemak-lemak badan yang bergelantungan di seluruh badan. Sungguh susah, ga bisa bayangin kalau main skateboard diair, pastinya saya kelelep :(
 

 
 

Popular Posts