Tampilkan postingan dengan label liburan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label liburan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Maret 2018

Kulineran di Malang

Malang adalah salah satu kota yang saat itu (dan sampai saat ini) menjadi kota yang didambakan untuk d kunjungi, bertemu dengan teman-teman asal malang adalah anugerah yang Allah beri untuk memudahkan saat berada di sana. 

Beberapa kali ke malang ga sempat yang namanya pesta kuliner, yang ada malah pesta destinasi. Tapi kali ini khusus ke malang buat "jenguk anaknya teman" dan mencoba beberapa makanan yang cukup dicicipi selagi menunggu jam balik jogja.

*Curcol* Sebenarnya kemalang kali ini mau menikmati libur panjang, dimana hari jum'at ada tanggal merah, sudah pesan tiket balik hari minggu malam dan sudah ngelist mau makan apa aja, tapi ditengah rencana hari minggu harus masuk, alhasil balik jogja d majukan satu hari, yups balik jogja malam minggu. Kebayang donk gimana sedihnya.
 
karena rumah teman yang akan di singgahi ada di daerah Singosari yang kalau ke kota lumayan jauhnya, ditambah lagi jalan ke arah kota adalah jalan provinsi dimana balapan dengan kendaraan yang jauh lebih besar dan libur panjang sudah bisa di pastikan jalanannya bakal "macet", jadilah mencoba ngelist yang sekiranya dekat dan tidak memakan waktu perjalanan yang lama.

Hari pertama (jumat malam alias malam sabtu) saat itu grimis malah melanda singosari, alhasil nunggu grimis reda, cukup lama sih 2 jam-an nunggu redanya. tepat pukul 8 malam dari singosari tujuan utama adalah :

Bakso Bakar Pahlawan Trip

Bakso Bakar Ekstra Pedas
Setelah perjalanan -+ 1 jam (sampai lokasi pukul 9 malam) sampailah kita di lokasi "Bakso Bakar"nya, beeerr dingin cin, malang grimis aja bisa bikin kenangan sama 1 mantan tetiba hadir, apalagi kalau hujan (bisa nongol semua itu kenangan sama banyak mantan ❤). *Emang punya mantan???

Berlokasi di Jalan Pahlawan Trip tepatnya Jl. Pahlawan Trip, Oro-oro Dowo, Klojen, Oro-oro Dowo, Klojen, Kota Malang, membuat nama warung ini sama dengan nama jalan dimana dia jualan, mungkin biar mudah di ingat oleh kalangan penikmat dari luar kota sehingga namanya warungnya menggunakan nama jalan tempat lokasi berjualan.

Suasana yang masih grimis dan beranjak warung tutup, saat itu tidak terlalu ramai, beda suasana saat pertama kali ke sini, antrinya dan sangat ramai sekali.
 

Malam itu saya pesan Bakso Bakar Ekstra Pedas dan teman pesannya Bakso Bakar Manis (sayangnya saya lupa foto menu dan harganya). yang paling atas tanpa kuah diantara baksonya adalah Bakar Manisnya sedangkan yang bawah Bakso Ekstra Pedas, kebayang donk itu sambel semua *-*.
 
Ekstra pedas bikin ingus meler ditambah minumnya teh panas, gimana dah ingus g karuan melernya. Tapi pedasnya bukan tipikal pedas nyiksa, masih bisa menikmati ini adalah "Pedasnya Bakso Bakar Pahlawan Trip" (Nah Loh gimana tuh)






Jam kunjung warung Senin-Minggu 10.00-22.00 WIB. Jangan sampai lupa mampir dan menikmati bakarnya yang endes kemana mana.

Tugu Kembang Melati

Tidak jauh dari lokasi Bakso Bakar Pahlawan Trip lebih tepatnya di Jl. Ijen Malang ada Tugu yang halamannya bisa dibuat untuk menikmati malam bersama teman-teman dan saudara, namanya Tugu Kembang Melati yang kurang lebih sejarahnya adalah untuk menghormati seluruh komponen yang terlibat selama proses pembelajaran Militer di Akademi Militer Malang Divisi VII - Suropati selain sebagai wujud penghormatan ditujukan juga sebagai persembahan untuk mengenang seluruh pendiri, tenaga pendidik dan senior-senior di TNI.

 Di taman Tugu Kembang Melati ini tersedia kursi besi yang dapat dimanfaatkan untuk berkumpul sekedar, nongkrong di malam hari. Di sekitaran halaman terdapat rumput gajah mini, dan beberapa tanaman yang menjalar. Disediakan pula baksampah agar taman Tugu tetap bersih dan Indah.






Es Tawon
Hari kedua (sabtu yang malamnya langsung pulang Jogja), Hari ini adalah agendanya "jenguk anaknya teman" sembari menunggu teman yang dari surabaya sampai ke malang, saya sempat mampir ke Bakso Bakar Pak man, sayangnya tidak sempat mengabadikannya. Sekilas cerita bedanya dengan bakso "Pahlawan trip adalah dari suguhan kuahnya, dimana pada Bakso Bakar Pak Man ini kuahnya bisa di tambahi bihun dan tahu. 

Saya download di google : https://www.google.co.id/imgres?imgurl=https%3A%2F%2Fstatic.limakaki.com%2F2017%2F12%2FBakso-bakar-pak-man-bakso-malang-aremafood.jpg&imgrefurl=https%3A%2F%2Flimakaki.com%2Ftiga-kedai-bakso-di-malang.html&docid=FqYi0MDJ2B8toM&tbnid=WvVVSFijEktEVM%3A&vet=10ahUKEwij9Y6n5obaAhUCgrwKHVLLDwwQMwg-KAwwDA..i&w=1500&h=785&bih=608&biw=1366&q=bakso%20bakar%20pak%20man&ved=0ahUKEwij9Y6n5obaAhUCgrwKHVLLDwwQMwg-KAwwDA&iact=mrc&uact=8
Sedangkan untuk Bakso Bakar Ekstra Pedasnya, saat dibakar sudah di olesi oleh sambal, jadi bentuknya kering tapi sudah pedas. Di bakso Bakar Pak Man ini rasa baksonya sedikit pahit karena sensasi dari Bakaran yang sedikit kebakaran.

Saya download di google : https://www.google.co.id/imgres?imgurl=http%3A%2F%2F4.bp.blogspot.com%2F--Fk20VajPWU%2FVIbqcIJYEGI%2FAAAAAAAACKE%2FRAZ79Gr3I60%2Fs1600%2F3.JPG&imgrefurl=http%3A%2F%2Fwww.putrinyanormal.com%2F2014%2F12%2Fkuliner-malang-bakso-bakar-pak-man.html&docid=ot0Zi_Dc7_mlcM&tbnid=KTlDWJ8g9eEBoM%3A&vet=10ahUKEwij9Y6n5obaAhUCgrwKHVLLDwwQMwg1KAMwAw..i&w=700&h=465&bih=608&biw=1366&q=bakso%20bakar%20pak%20man&ved=0ahUKEwij9Y6n5obaAhUCgrwKHVLLDwwQMwg1KAMwAw&iact=mrc&uact=8

Rabu, 25 Maret 2015

Si Macho KESIRAT

Kalau di Lintas Selatan (Daerah Pacitan) ada si Cantik "Soge" 

Di Jogja ada si Macho "Kesirat".
Perhatikan ada satu pohon yang tegak berdirinya di pinggir tebing itu ... Macho kan???
Edisi Sunsetnya

Lagi-lagi waktu saya kesana jogja sedang senang-senangnya turun hujan baik intensitas sedang ataupun deras, waktu itu 15 Februari 2015, jadi di mana-mana baik pohon besar, sedang ataupun rerumputan sedang hijau-hijaunya, so ... ga selamanya hujan itu adalah bencana, tinggal dari sisi mana kalian memandangnya :) . Tapi sejujurnya hujan itu adalah rahmat, secara nih yaaa kalau ga ada hujan dari mana coba air di sumur rumah saya bisa meghidupi 8 orang, mulai dari mandi yang rata-rata 2x sehari, belum cuci bajunya dan belum lain-lainnya. :)
Yang jelas ini saya ... saya yang sekecil upil di mata tuhan ... tapi bisa jadi lebih kecil
Lokasi ke Pantai Kesirat sama dengan lokasi menuju pantai "Wohkudu", saya coba review jalannya lagi : 
Imogiri → Jalan Siluk / Panggang (Lihat papan petunjuk) → Arah Pantai Gesing (Pohon beringin pertama (1) (kiri jalan) masih lurus jauh, pohon bringin kedua (2) (tengah jalan pertigaan) cukup besar, ambil Kiri Menuju arah pantai Gesing) (Lihat papan petunjuk) → perhatikan kanan jalan papan petunjuk tidak terlalu jelas, Lurus saja sekitar 200 Meter ada masjid kanan jalan ( masuk ke kanan) → ikuti terus saja (Jangan lupa bertanya pada warga), karena perjalanan masih panjang, anda perlu melewati 2 pertigaan dan 2-3 kandang ayam → pertigaan ke 3 belok kanan (Belum ada papan petunjuk) hanya di tandai dengan jalan pertigaan yang lebih nanjak dan berponblok lebih luas #Selalu ramah terhadap warga sekitar yaah ... :)
Hanya ada 1 Papan petunjuk ini ... dan itupun sudah hampir sampai pantainya
Di jalan utama (setelah pertigaan nanjak dan berponblok lebih luas) sudah jarang di temui rumah warga, yang ada hanya kebun-kebun yang di tanami padi, jagung dan ubi. Jadi untuk mendapati warga sekitar sangat susah, sekalinya ada hanya motor yang di tinggal oleh warga yang sedang berladang.
Di pantai ini hamparan air yang sangat luas terbentang sangat indah, tanpa ada halangan satu apapun, ombak yang terkadang menegur tebing dan reruntuhan tebing membuat semburan air yang menajubkan :) (secara saya tinggalnya di kota, jarang melihat fenomena alam seperti ini)

Di pantai ini ada spot buat kalian para lelaki untuk mencoba peruntukan mendapatkan ikan, sekali berdayung dua tiga rezeki didapat :) . Bukankah tuhan tau yang kalian butuhkan???
Seperti Jalan setapak, tapi bisa di lalui 2 orang
Nah di sekitar pohon ini kalian bisa memancing

Yang identik dari pantai macho "Kesirat" ini adalah pohon yang hanya ada satu-satunya di bibir tebing, pohon ini masih kokoh berdiri walau di tiup angin dari segala penjuru, dan pohon ini memberikan sensasi tersendiri untuk menikmati sunset di hamparan rerumputannya, memberikan sisi romantis ala anak berjiwa muda. Di pantai ini juga kalian para lelaki hobi mancing juga bisa dilakukan. Kurang apa coba dari pantai ini :)

*Ingan jangan membuang sampah sembarangan, hargai lapangan kerja warga sekitar di lingkungan pantai ini. Mereka menyediakan tempat sampah di dekat parkiran motor. Kalau bukan kita siapa lagi.

Minggu, 08 Maret 2015

Pantai Gesing

Aaaaah pantai kau memang luar biasa, dengan dinding tebingnya, dengan udara panas-panas gimana, dengan suara ombaknya, yaaa pantai selalu membuat orang merasa betah, mau pantai itu kotornya nauzubillah, mau pantainya mahal amit-amit, mau pantainya biasa saja, akan tetap menjadi idola di mata manusia :)
Saat kepantai di musim hujan, kau akan menemukan sesuatu yang sangat luar biasa, yaaa... pohon-pohon bersemi dengan daun-daun yang sangat hijau, tanah yang berbau segar, udara yang sejuk dan langit yang biru, aaah Februari 2015 memang tahun pantai ku :)
Airnya sob ... ga ngiler tuh renang di sono
Pantai gesing berada setelah pantai wohkudu, pantai gesing ini memiliki TPI (Tempat Pelelangan Ikan), jadi bisa beli ikan yang segar-segar, ada warung makan olahan ikannya juga, pantai ini tergolong berombak sedang, bisa buat renang-renang juga, tidak begitu ramai walau hari libur. 
#Bapak nelayannya
#Perpaduan antara yang renang dengan bapak nelayan bawa tangkapan ikan
pantai ini sejalan dengan pantai wohkudu (Saya kasih tau kembali ancer-ancernya)
Jalur dari jalan Imogiri : Imogiri → Jalan Siluk / Panggang (Lihat papan petunjuk) → Arah Pantai Gesing (Pohon beringin pertama (1) (kiri jalan) masih lurus jauh, pohon bringin kedua (2) (tengah jalan pertigaan) cukup besar, ambil Kiri Menuju arah pantai Gesing) (Lihat papan petunjuk) → perhatikan kanan jalan papan petunjuk tidak terlalu jelas, hati-hati selalu perhatikan kanan jalan, nanti ada papan petunjuknya (tapi papannya sangat kecil).
 #Selalu ramah terhadap warga sekitar yaah ... :)

NB : 
1. Tidak ada retribusi kepantai
2. Parkir Rp. 2.000 (Aman di tungguin sama petugasnya)
3. Ada warung makannya jadi aman lah yah
4. Bijak terhadap alam (JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN) 
5. Sopan terhadap warga sekitar
Di pantai gesing ini ada dua lokasi yang bisa di kunjungi, satunya pantai gesing itu sendiri yang satu jalan mau ke marcusuarnya, kata si bapak SAR lokasi gesing sih, kalau bisa naik marcusuarnya kita bisa lihat pantai ini dari ujung sana sampai ujung sini (180 derajat lah yah). -+ 10 menit jalan menuju marcusuarnya. selama 10 menit perjalanan banyak di jumpai spot yang ajib. salah satunya yang di bawah ini
:)
:)
:)
:)
#Jalan menuju marcusuar (Ga jauh dari lokasi parkir atas)
Dijalan malah nemu lokasi ini
jalan lagi menuju marcusuar nemu kota berbatu tajam 
dan tadaaaa sampai di marcusuarnya (Sayang saya ga berani naik) cukup dua tangga saja :)

Popular Posts